Lampu Kenangan

Buritan kapal lepas dari sandaran di pelabuhan. Perlahan aku menjauh dibawa umurku, meninggalkanmu dengan perasaan berdebar-debar. Dada bergemuruh rapuh seperti kumpulan buih-buih di bekas perlintasan. Cukupkah bekal yang kubawa darimu? Bahkan, aku harus bertanya adakah sesungguhnya yang dapat kubawa darimu? Di depan, setiap hari adalah satuan samudera dengan kedalaman yang baru, gelombang yang baru, dan … Continue reading Lampu Kenangan

Buku Sangat Lama dalam Citarasa Abad Digital

Gambar di atas adalah foto cover buku How to Really Love Your Child, karya D. Ross Campbell, MD. Tapi coba perhatikan, di samping kiri kanan gambar buku itu ada kursor. Ya kursor itu adalah tombol untuk membalik halaman demi halaman. Saya agak bingung mau menceritakan yang mana terlebih dahulu: isi bukunya atau betapa nikmatnya cara … Continue reading Buku Sangat Lama dalam Citarasa Abad Digital

Blog Pendidikan Anak Usia Dini

Blog pribadi ini sudah empat tahunan "melayani" saya dalam mengeluarkan berbagai macam uneg-uneg, termasuk dalam isu pendidikan. Saya memang sesekali menulis opini tentang pendidikan di media massa seperti Koran Temppo, The Jakarta Post dan website opini Geotimes.com. Namun, tentu saja, tak semua hal yang terbersit dalam pikiran bisa terakomodasi dalam artikel opini semacam itu. Apalagi, … Continue reading Blog Pendidikan Anak Usia Dini

Ujian yang Berat

Pada setiap momen yang membahagiakan, lidah hampir-hampir bergerak otomatis untuk melafalkan kalimat pujian kepada Allah swt, Dzat Yang Maha Berkehendak atas segala yang terjadi pada setiap makhluk ciptaan-Nya, dan karena itu yang berhak atas segala pujian. Kalimat hamdalah dilatihkan setiap hari, pagi-siang-malam. Namun, ternyata menggenapkan sekujur raga, hati dan akal pikiran untuk total selaras dengan … Continue reading Ujian yang Berat

Politikus Membela Agama, Mungkinkah?

Tulisan ini saya tempatkan dalam kategori "Tadarus", yang berarti renungan yang bersifat subjektif-personal. Tiba-tiba saja terbersit dalam pikiran saya, berandai-andai kalau saya menjadi seorang politikus. Hanya sebatas berandai-andai, karena saya merasakan sekujur pribadi dan pengalaman saya tak punya potongan, apalagi bakat, menjadi politikus. Pun, dalam pergaulan, sampai saat ini saya belum punya teman dekat seorang … Continue reading Politikus Membela Agama, Mungkinkah?

Renungan Menjadi Orangtua

Kian banyak tahu kesalahan yang kubuat dalam mendidik anak, kian terang bagiku bahwa menjadi orangtua tak bisa ditamsil layaknya orang memasak. Tinggal ikuti resep, bersih-bersih, potong-potong, ulek, aduk, cemplung, panaskan, matang. Ilmu mendidik anak tidak sama dengan tips parenting. Ilmu dari guru, pakar, buku, kuliah, seminar, workshop... semua adalah himpunan pengetahuan umum dari banyak pengalaman. … Continue reading Renungan Menjadi Orangtua