17 Agustus

hari ini sampai entah kapan
belum tuntas sebuah pun puisi
abjad berbiak cinta berbilang
embun berhimpun tekad berjuntai
daun berdaur mimpi berbuku-buku
deru lagu bambu menjadi balai
derap kaki-kaki lembu meluku janji
reranting perdu memagari waktu
matahari berlari di atas pematang
kecipak air sungai memburu muara
ombak bergulung-gulung menghitung senja
angin bergegas melewati bukit-bukit

hari ini kata-kata bersedekap
dalam balutan warna merah dan putih
hanya mengikuti aba-aba upacara
tiang-tiang bendera masih merapal mantra
pagi tetap bersila menanti puisi

bogor, 1782015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s