almanak rantau

seorang ibu berkata,
nak, pulanglah
sebelum gelap turun di perjalananmu
kembali ke rumah
yang selalu memekarkan mimpi-mimpi kita
seperti bunga-bunga
ke ladang yang menyemai ikrar
ke sungai kecil yang mengusung cita-cita
menuju muara
ke tangkup doa-doaku di hulu
nak, tulislah semua itu menjadi alamat
bukan sekadar tanda singgah
atau jeda yang fana
nak, pulanglah
menembus batas cakrawala mayapada
sebelum hujan menjelma puisi
di tempayan atau pelimbahan
….
seorang ibu mengusap cakrawala
memeluk anaknya
menggenapi almanak rantau
dalam cinta berbingkai
dan ia berkata,
nak,jangan lupa pulang

bogor,24/2/2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s