sajak bangsa sekolah dasar

tidak apa-apa
korupsi itu wajar
bangsa yang belum lulus sekolah dasar

di jalan raya orang-orang teresat
di pasar pedagang berakrobat
di kantor pegawai riang patgulipat
para pejabat juga baru sempat

semua masih berproses
semua baru fase bermain

petani mengolah kebun dengan racun
menimbun mimpi menjadi gunung
bebijian tunas di kota-kota yang lupa
sawah gelisah merindui luku
langgam rebah beringsut surut
kidung berganti mars pembangunan
membariskan anak-anak di atas pematang
aba-aba berbunyi
anak-anak sigap melompat
mengkhayal dan terbang

guru menghimpun abjad-abjad
menjilidnya menjadi bundel-bundel karcis
anak-anak mengeja, meniru dan menulis
buku dieja dan dilafalkan
ada padi dan palawija
ada ikan dan sungai
ada hiu dan laut
ada buah dan vitamin
ada sayur-mayur dan gizi
ada minyak dan gas

‘tapi, lupakan….
hidup kalian hanya ada di karcis-karcis
rebutlah karcis-karcis
lihat, warna-warni karcis-karcis
tidak ada warna putih
ada warna biru
kuning dan merah’

anak-anak pulang menghafal karcis
pergi bermain melamun karcis
pergi ke warung teringat karcis
tidur bermimpi mengambil karcis
dan… lulus kuliah mendapat karcis

karcis, karcis, karcis….. karcis

karcis jadi mata uang
karcis status sosial
karcis pintu masuk ruang jabatan
karcis tenaga bangsa
bangsa bertenaga karcis

tidak apa-apa
korupsi itu biasa
bangsa ini belum selesai sekolah

(bogor, 21-9-2016)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s