sulur di tanah kita

sulur di tanah kita

mendekatlah kemari, saudaraku

lihatlah, tanah ini tidak berubah

karena matahari tak pernah gelisah

bersama keringatmu,

keringatku,

cita-cita kita…

 

mari peluk malam sepenuh hati

sampirkan sejenak rindu kita

pada warna-warni puisi

hitam jelaga hanya serupa gerhana

di langit tempurung para durjana

sesudah itu runtuh nista tanpa sejarah

 

esok hanya ada tanah subur ini

bertatahkan manik-manik tasbih embun

musim-musim terus bertukar sapa

mengunggah darah menjadi doa

bergema jadi wirid bersahutan

merambati waktu sampai tiba di muara

 

tidak, saudaraku

tanah ini tidak akan pernah berubah

sulur beribu janji setia telah tunas

terus merambat menjaga matahari

 

 

bgr,28102013

sulur

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s