Membangun Kecerdasan Melalui Bahasa

Setiap detik dalam kegiatan apapun adalah kesempatan belajar bagi anak usia dini. Karena itu, para guru Batutis Al-Ilmi yang menerapkan Metode Sentra, selalu bersiaga mengalirkan pembelajaran. Termasuk saat menikmati kudapan pagi bersama-sama. Dan, kunci pembelajaran itu adalah paparan Bahasa Indonesia. Paparan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dari setiap guru dan terutama orangtua menjadi tumpuan belajar dan pembangunan kecerdasan anak.

Berikut ini adalah satu fragmen pembelajaran di meja makan dalam sesi KUDAPAN PAGI.

>>>>>KUTIPAN DARI BUKU: BAHASA MENCERDASKAN BANGSA <<<<<<<<

Kudapan pagi dilakukan bersama-sama dengan menu kudapan yang sama, yang pengadaan¬nya dikelola sekolah, atau bisa dilakukan bekerja sama dengan kelompok orangtua (POMG). Man¬faat yang bisa dipetik antara lain memperkenalkan anak-anak kepada (serta membiasakan anak-anak makan) makanan-makanan yang sehat dengan kandungan nutrisi yang cukup.
Pembagiannya dilakukan secara estafet di meja yang disusun melingkar (circle).

1. Kita akan makan bersama-sama setelah se¬mua teman mendapat kudapan.
2. Bu/Pak….. mengambil satu potong ubi rebus. Silakan teman-teman bergiliran mengambil ubi. (Guru menginformasikan jumlah po¬tongan yang diambil oleh setiap anak)
3. Pastikan teman-teman istiqamah dengan urutan mengambil kudapan.
4. (Alternatif, guru mendapat giliran terakhir) Bu/Pak…. bersikap qana’ah dengan bagian yang Ibu/Bapak terima. Alhamdulillah.
Setelah semua anak menerima kudapan, sebe¬lum berdoa, guru mengajak anak-anak membahas sekilas menu makanan yang tersaji hari itu.
5. Alhamdulillah, hari ini Allah memberikan rezeki kita kudapan ubi rebus. Siapa yang tahu apa saja kandungan zat makanan dalam ubi?
6. (Alternatif, misalnya biskuit). Alhamdulillah semua anak sudah mendapatkan kudapan. Apa rezeki kita hari ini, teman-teman?

7. Ya, ubi mengandung karbohidrat yang akan diolah tubuh kita menjadi tenaga, supaya tu¬buh kita bisa bergerak, bermain, dan belajar.
8. (Alternatif) Ya, biskuit, siapa yang tahu ter¬buat dari apa saja biskuit ini?
9. Biskuit terbuat dari tepung terigu, telur, gula, susu.
10. Tepung mengandung karbohidrat, telur men¬gandung protein hewani, gula mengandung glukosa, dan susu mengandung protein he¬wani.
11. (Sambil menggerakkan tangan). Pat-pat gulipat, tangannya boleh dilipat. Kita mau berdoa. Doa sebelum makan. Allahumma baarik lana fiima razaqtana wa qina ‘adza¬bannar. Ya Allah berkahilah rizki yang Eng¬kau berika kepada kami. Amin. Bismillahir¬rahmanirrahim.
12. Selamat makan, teman-teman. [§]

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

iklan-buku-bahasa-merah-jingga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s