Momen Pengalaman Pertama, Kilometer Nol

Kata orang bijak, perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah pertama. Lalu terjadilah momen pengalaman pertama. Walau sering membunga-bungakan hati, momen pengalaman pertama sesungguhnya disediakan untuk menyalakan kesadaran bahwa aku belum apa-apa dan bukan siapa-siapa. Tapi sekurang-kurangnya, keputusan untuk menempuh langkah pertama itu seperti mengambil kesempatan dan pilihan-pilihan yang sebelumnya tidak terlihat atau tidak tersedia.

Tiba-tiba aku teringat dengan kepolosan seorang mahasiswa di tahun 1988. Jalan-jalan ke toko buku, ia terpikiat judul sebuah buku baru, Pelajaran Berpikir Edward de Bono. Sesampai di rumah, setengah mati si mahasiswa berjuang mengunyah dan mencerna isi halaman demi halaman buku itu. Berat. Tapi menarik. Menarik, tapi materinya bikin pening kepala.

Dalam keadaan demikian, ia nikmati saja keruwetan itu. Pelan-pelan ia catat kalimat atau paragraf yang memberinya momen “aha!” walau tak sepenuhnya memahami. Lalu, catatan-catatan itu dirangkai dengan imajinasinya sendiri, karena sudah pasti mahasiswa itu tak tahu menahu urusan cognitive science, psikologi popular, atau apalah, yang mungkin diperlukan untuk memahami buku berat itu. Kumpulan catatan itu kemudian diolah “sak-karepe-dhewe”, dicobatata dalam satu sudut pandang terbatas, dan dikirim ke koran Harian Umum Pelita sebagai sebuah resensi buku.

Ternyata tembus. Dan, honor Rp. 10 ribu bukan hanya memberi momen pengalaman pertama yang membunga-bungakan hati, tapi nilainya lumayan maknyus buat si mahasiswa. Taaaaaaapiiiii….. saat membaca resensi yang ditulis para penulis lain, ciut juga hatinya. “Kok, bagus-bagus amat, ya.” Syukurlah, momen pengalaman pertama sudah memberinya pilihan: terus mencari atau berhenti sama sekali. Dan ia memilih belajar.

Kini, aku merasakan kembali momen itu, kilometer nol. Deja vu. Aku pasrah mendamba masukan dan kritik pembaca atas produk pengalaman pertama ini agar tersedia lebih banyak lagi pilihan-pilihan yang bisa kutemukan. Terimakasih, para pembaca.

booksigning
iklan-buku-bahasa-merah-jingga

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s