dini hari

kuunduh puisi dini hari
dari pohonnya
ranum marun berkerumun
padat kata-kata kujilat kesat
rindu lungsur janji luntur
amarah megah pongah bertingkah
menggagahi cita-cita yang mengejan
bertumpu di atas akar belukar
menyelisihi fotosintesis
dan beberapa butir embun salah musim
ah, biarlah saja begitu
puisi tak pernah merindui penyair
kata-kata terus bercinta
di kamar terbuka
dan beranak-pinak
melata di kaki peradaban
….
apanya yang indah?

bogor, 6-4-2018

Ilustrasi: Embun (Pixabay.com)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s