Sekelumit tentang Pengalaman Saya yang Sekelumit

Nama saya Yanto Musthofa, lahir di Lamongan tanggal 8 Februari 1969. Sejak tahun 1999 saya tinggal di Bogor. Setelah tamat dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah pada 1991, saya memulai karier jurnalistik bersama Harian Umum Merdeka pada tahun 1993. Ketika Majalah Ummat mulai terbit pada 1995, saya masuk dalam jajaran redaksi. Saya mendapat kesempatan memengelola hampir semua rubrik berita hingga majalah itu tutup pada tahun 1999. Pada awal musim semi media on-line tahun 2000, saya mencemplungkan diri di Astaga.com, namun hanya bertahan sekitar satu tahun, dan pada tahun 2001 masuk redaksi Koran Tempo yang baru didirikan.

Tahun 2007, saya mengundurkan diri dari grup Tempo dan memilih menekuni karier sebagai penerjemah dan penulis buku. Meskipun demikian, selama dua tahun selepas dari Tempo (2007-2009), saya sempat diminta membantu mengelola majalah komunitas alumni pelatihan sumberdaya manusia ESQ, yaitu Nebula, yang kemudian berganti nama menjadi ESQ Magazine. Beberapa karya terjemahannya antara lain Mr. China; The Asian Godfather; Stalin: Kisah yang tak Terungkap; Jerusalem: The Biography. Saya membantu menuliskan buku di beberapa lembaga, antara lain Badan Pemeriksa Keuangan, International Labor Organization (ILO), PT Antam, Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim di Sumatera Selatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo di Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur.

Kegandrungan saya pada isu-isu pendidikan memberi saya kesempatan belajar tentang Metode Sentra di Sekolah Al-Falah Jakarta Timur dan Sekolah Batutis Al-Ilmi di Pekayon Bekasi, Jawa Barat. Sekolah Batutis, (yang didirikan pasangan pejuang pendidikan Yudhistira ANM Massardi dan Siska Yudhistira Massardi) adalah sekolah laboratorium pelatihan Metode Sentra, dan merupakan sekolah yang paling aktif di Indonesia dalam menyebarkan Metode Sentra melalui pelatihan, seminar, dan penerbitan buku serta majalah. Saya dipercaya untuk menjadi Pemimpin Redaksi Media Panduan Sentra, sebuah majalah semi jurnal pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar bagi orangtua dan guru.

Dari kesempatan belajar dan membantu Sekolah Batutis Al-Ilmi, saya mendapatkan pijakan yang lebih bermakna untuk menekuni karier sebagai penulis di bidang pendidikan, baik artikel di media massa nasional maupun buku-buku, khususnya yang terkait dengan pendidikan anak usia dini. Beberapa artikel saya dimuat di rubrik Opini Koran Tempo dan koran berbahasa Inggris The Jakarta Post.

Selain itu saya juga mendapat kepercayaan sebagai Ketua Yayasan Insan Nahlah Semesta, sebuah yayasan pendidikan di Bogor yang berdiri tahun 2005, kini mengelola TKIT An-Nahl dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) An-Nahl. Sehingga, amanat ini juga pada dasarnya kesempatan bagi saya untuk belajar lebih mendalam tentang pendidikan anak usia dini, melalui observasi, diskusi bersama para guru dalam memecahkan dan mengatasi masalah dan lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s